Pendidikan Paralegal Komunitas Sebagai Peningkatan Kapasitas

Berita - Senin, 13 Mei 2019
LBH Bandar Lampung - Pendidikan Paralegal Komunitas Sebagai Peningkatan Kapasitas & Kualifikasi Paralegal Image by : admin

Dalam perkembangannya, Bantuan Hukum Struktural tidak lagi berbicara bantuan hukum yang dilakukan oleh pengabdi bantuan hukum kepada masyarakat miskin semata-mata yang sedang berperkara di pengadilan. Bantuan Hukum Struktural telah menjadi alat yang lebih revolusionar guna mengentaskan masyarakat dari ketimpangan struktur yang ada. Pada bulan lalu, LBH Bandar Lampung telah menggelar Pendidikan Paralegal Komunitas yang merupakan sebuah kegiatan pendidikan berbasis Ilmu Hukum yang digagas untuk memberikan pemahaman tentang hukum dasar dan ketrampilan hukum serta ideologi keberpihakan yakni Bantuan Hukum Struktural kepada Pengabdi Bantuan Hukum, Petani, Buruh, Nelayan, Petambak dan Mahasiswa yang sedianya akan menjadi Paralegal yang turut aktif dalam melaksanakan giat-giat bantuan hukum kepada masyarakat di komunitasnya di Provinsi Lampung.

""

Bahwa dengan disahkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 1 Tahun 2018 tentang Paralegal dalam Pemberian Bantuan Hukum, Paralegal adalah salah satu pelaksana bantuan hukum yang diberikan tugas untuk melaksanakan bantuan hukum dibawah pengawasan Organisasi Bantuan Hukum tempat dimana Paralegal tersebut terdaftar sebagai pemberi bantuan hukum dan LBH Bandar Lampung adalah Organisasi Bantuan Hukum sebagai organisasi yang diberikan wewenang untuk memberikan pelatihan kepada Paralegal untuk meningkatkan kapasitas dan kualifikasi Paralegal berupa:
1. kemampuan memahami kondisi wilayah dan kelompok-kelompok kepentingan dalam masyarakat;
2. kemampuan melakukan penguatan masyarakat dalam memperjuangkan hak asasi manusia, dan hak-hak lain yang dilindungi oleh hukum; dan
3. keterampilan mengadvokasi masyarakat berupa pembelaan dan dukungan terhadap masyarakat lemah untuk mendapatkan haknya

""

Pendidikan paralegal sangat diperlukan untuk Pengabdi Bantuan Hukum, Petani, Buruh, Nelayan, Petambak, dan Mahasiswa maupun akademisi sebagai salah satu cara untuk membantu kinerja dalam rangka penyelesaian dan pendampingan kasus-kasus hukum yang terjadi di masyarakat melalui metode upaya non-litigasi dan litigasi agar proses pendampingan hukum bukan hanya menggugurkan kewajiban pendampingan hukum saja, namun ada proses pembelajaran kepada masyarakat agar teciptanya keadilan dan berubahnya struktur sosial yang timpang serta kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat miskin yang tertindas.

""

Kegiatan Pendidikan Paralegal kali ini diikuti oleh 28 peserta yang terdiri dari perwakilan anggota masyarakat dampingan LBH Bandar Lampung yang berasal dari berbagai daerah seperti Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Lampung Timur dan juga beberapa mahasiswa di Bandar Lampung. Dilaksanakan selama tiga hari dan diisi oleh Narasumber yang berkompeten dari berbagai kalangan seperti M.Isnur (Direktur Bidang Advokasi YLBHI), Hendrawan (Direktur Walhi Lampung), Dr. Heni Siswanto, S.H., M.H (Pakar Hukum Pidana Universitas Lampung), Dr. Budiono, S.H., M.H (Pakar Hukum Tata Negara Universitas Lampung), Alian Setiadi, S.H (Mantan Direktur LBH Bandar Lampung), Yoso Muliawan (Jurnalis Tribun Lampung) dan sebagai fasilitator Guswarman (Mantan Direktur Walhi Lampung dan Mitra Bentala)

""


tag : LBH Bandar Lampung, Bantuan Hukum Struktural, Pendidikan Paralegal Komunitas, Perluasan Akses Keadilan, Paralegal

Bagikan : Facebook Google Twitter Print

Lihat Berita Lainnya

Pengaduan/Komplain

Silahkan menyampaikan keluhan anda terhadap kinerja yang kami berikan dalam memberikan bantuan hukum. Seluruh bentuk pengaduan/komplain yang anda sampaikan, dapat membantu meningkatkan kinerja kami.

Kirim Pengaduan/Komplain

© 2019 - 2022 . All rights reserved | LBH BANDAR LAMPUNG