Penolakan Jenazah Covid-19 Adalah Gambaran Gagapnya Pemerintah Dalam Menanggulangi Krisis Kesehatan

Berita - Minggu, 05 April 2020
LBH Bandar Lampung - Penolakan Jenazah Covid-19 Adalah Gambaran Gagapnya Pemerintah Dalam Menanggulangi Krisis Kesehatan Image by : LBH Bandar Lampung

Manusia secara alami memiliki naluri untuk bertahan hidup, apalagi ditengah krisis kesehatan yang terjadi saat ini. Pandemi covid-19 yang sedang melanda telah berimplikasi pada semua aktifitas kita sebagai makhluk sosial dan sebagai warga negara. Hampir seluruh aspek kehidupan harus bergeser selama pandemi covid-19 masih menjadi ancaman. Eknomi, sodial dan budaya adalah beberapa aspek yang paling terasa berubah ketika pandemi ini mulai menunjukkan penyebarannya secara signifikan.


Kita sedang berduka, pandemi covid-19 telah berhasil merenggut ribuan nyawa di dunia, mulai dari dokter, perawat serta warga sipil biasa. Untuk di Indonesia setidaknya sudah terdapat 191 korban meninggal tertanggal 4 april 2020, angka yang cukup fantastis untuk jumlah korban meninggal dalam tempo satu bulan sejak pertama kali ditemukannya kasus pertama positif covid-19. Ditengah kabar jumlah korban yang terus bertambah, kita dibuat semakin prihatin ketika mengetahui terdapat sejumlah penolakan jenazah covid-19 dari masyarakat sekitar tempat pemakaman umum.


Kita tidak dapat langsung menghakimi masyarakat, bahwa masyarakat telah sepenuhnya salah karena melakukan penolakan. Pemakaman jenazah memang sudah berstandar Undang Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, kemudian Undang Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Surat Edaran Dirjen P2P Nomor 753 tahun 2020 tentang Kesiap siagaan Menghadapi pandemi Covid-19. namun secara teknis hal ini masih perlu diperhatiakan seperti tentang penyampain informasi secara baik dan meluas ke masyarakat tentang dampak dari pemakaman itu sendiri.


Peristiwa penolakan jenazah covid-19 hari ini adalah gambaran gagapnya negara dalam menangani pandemi ini sehingga lalai untuk memberikan informasi secara utuh dan efektif kepada masyatakat. Usaha-usaha pemerintah dalam memberikan informasi baik melalui media masa atau media sosial nyatanya masih belum menjangkau masyarakat di bawah, terutama yang bersentuhan langsung di wilayah – wilayah pemakaman hari ini. Oleh karena itu, negara dalam hal ini pemerintah provinsi lampung harus hadir dan bertindak cepat di tengah2 masyarakat untuk menyampaikan informasi secara baik. Bukan sekadar himbauan untuk melakukan social distancing semata, dalam mengatasi pandemi ini pemerintah terutama Provinsi Lampung harus bertindak secara taktis, strategis dan efektif.


Kita sudah dikenal sebagai bangsa yang gotong royong, kepekaan sosial dan sikap tolong menolong sudah tertanam dalam benak kita sebagai masyarakat yang paling majemuk di seluruh dunia. Oleh karena itu, krisis kesehatan yang sedang kita alami janganlah sampai membunuh rasa kemanusiaan yang telah menjadi identitas kita sebagai makhluk. Ketika pemerintah sedang berupaya semaksimal mungkin, kita masyarakat tetap harus pro aktif dalam upaya mendorong, mengawasi dan menjalankan upaya tersebut demi meretas pandemi covid-19 ini. Selain itu, sudah menjadi kewajiban kita masyarakat untuk menjaga diri kita dari virus ini dengan memulai hidup sehat, menjaga kebersihan dan saling jaga antar warga. Selain itu, meskipun corong informasi masih terbatas dari pemerintah, masyarakat juga berkewajiban untuk mencari dan menyebarkan informasi yang valid dan tidak menyesatkan tentang pandemi covid 19.


Kita memang harus waspada, namun dalam situasi seperti hari ini jangan sampai naluri bertahan hidup kita mengalahkan rasa kemanusiaan dan melupakan budaya gotong royong, tolong menolong dan tenggang rasa terhadap sesama warga. Negara wajib hadir untuk memenuhi, menjamin, dan melindungi hak atas kesehatan setiap warga negara, warga negara tidak boleh mematikan rasa kemanusiaan karena pada dasarnya virusnya yang harus kita tangkal bukan orangnya.   

 

Bandar Lampung, 5 April 2020

 

Chandra bangkit saputra

Wakil direktur LBH Bandar lampung


tag : Covid-19, Corona, LBH Bandar Lampung, Bantuan Hukum Dilampung, Atasi Virus Cabut Omnibus, Lampung, Lawan Corona, Warga Bantu Warga

Bagikan : Facebook Google Twitter Print

Lihat Berita Lainnya

Pengaduan/Komplain

Silahkan menyampaikan keluhan anda terhadap kinerja yang kami berikan dalam memberikan bantuan hukum. Seluruh bentuk pengaduan/komplain yang anda sampaikan, dapat membantu meningkatkan kinerja kami.

Kirim Pengaduan/Komplain

© 2019 - 2022 . All rights reserved | LBH BANDAR LAMPUNG